Friday, 12 August 2016

Teguran bagi Yang Bermewah-mewah dalam Walimah

Teguran bagi Yang Bermewah-mewah dalam Walimah - Hallo sahabat Khazanah Mozaik Islam, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Teguran bagi Yang Bermewah-mewah dalam Walimah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan dirangkum dari berbagai sumber, sahabat bisa ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Kajian Islam, Artikel PERNIKAHAN, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Teguran bagi Yang Bermewah-mewah dalam Walimah
link : Teguran bagi Yang Bermewah-mewah dalam Walimah

Baca juga


Teguran bagi Yang Bermewah-mewah dalam Walimah

Jika Anda seorang laki-laki Muslim dan sudah berniat bulat untuk menikah tapi terhalang biaya walimah yang tinggi menjulang, bacalah hadits ini dengan penghayatan penuh. Baca dengan teliti, lalu sampaikan kepada calon istri dan walinya tentang kesungguhan niat Anda.

Jika Anda seorang wanita Muslimah dan mematok angka yang luar biasa kepada calon suami terkait perayaan walimah, semoga hadits ini benar-benar membuka hati dan pikiran Anda bahwa walimah adalah bagian dari sunnah yang harus diteladani dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam, bukan mencontoh generasi masa kini atau para artis idola Anda.


Sahabat mulia Abdurrahman bin Auf mendatangi Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam. Dia melaporkan pernikahannya dengan seorang Muslimah. “Saya telah menikah dengan maskawin sekeping emas,” ujarnya.

“Semoga Allah Ta’ala memberikan berkah kepadamu. Adakanlah walimah walau dengan (menyembelih) seekor kambing kibasy.” jawab Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam.

Apakah laki-laki yang hendak menikahi Anda lebih kaya dari sosok Abdurrahman bin Auf? Jika kepada salah satu sahabat terkaya saja Nabi hanya menyarankan walimah dengan seekor kambing, berapa angka yang mungkin direkomendasikan oleh Nabi kepada calon suami yang akan menikahi Anda, sementara kerjaannya hanya seorang karyawan kantor? Jika Nabi saja melonggarkan, mengapa Anda justru menuntut lebih dengan banyak dalih yang tak islami secuil pun?

Selain hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah di atas, ada riwayat lain dari beliau tentang walimah dengan seekor kambing yang berasal dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu ketika mengisahkan walimah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam saat menikahi Zainab binti Jahsy.

Pada hakikatnya, walimah hanya mengabarkan kepada khalayak bahwa seseorang telah menikah. Bahkan jika seekor kambing terasa berat, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam pernah mencontohkan yang jauh lebih sederhana dari itu.

Setelah menikah dengan Shafiyyah binti Huyay, sebagaimana dituturkan dari sahabat mulia Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengadakan walimah dengan makanan gandum dan kurma. Ini sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah Rahimahullahu Ta’ala.

Bahkan sahabat Sahl bin Sa’ad as-Sa’idi sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah Rahimahullahu Ta’ala disebutkan memberikan hidangan walimah kepada Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wa sallam berupa butiran kurma sisa yang dia makan malamnya bersama sang istri.

Sungguh, ini teladan yang sangat nyata. Sayangnya, teladan ini diingkari oleh sebagian kita dengan banyak dalih yang tak beralasan. Hal inilah yang akhirnya menjadi penghalang bagi pemuda-pemuda Muslimin untuk menyegerakan menikah karena kondisi ekonomi yang jauh dari kata mampu.

Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta]http://keluargacinta.com/teguran-bagi-yang-bermewah-mewah-dalam-walimah/


Demikianlah Artikel Teguran bagi Yang Bermewah-mewah dalam Walimah

Sekian artikel Teguran bagi Yang Bermewah-mewah dalam Walimah kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Teguran bagi Yang Bermewah-mewah dalam Walimah dengan alamat link https://khazanahmozaikislam.blogspot.com/2016/08/teguran-bagi-yang-bermewah-mewah-dalam.html
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments